Categories
Uncategorized

“MERDEKA BELAJAR DIMASA NEW NORMAL” ANTAR TIM 19 VIDGRAF JUARAI KOMPETISI KONTEN KREATIF VIDEOGRAFI SMP

“MERDEKA BELAJAR DIMASA NEW NORMAL"
ANTAR TIM 19 VIDGRAF JUARAI KOMPETISI KONTEN KREATIF VIDEOGRAFI SMP
Play Video

Masa Pandemi Covid-19 nyatanya tak menjadi halangan bagi siswa untuk berprestasi. Buktinya datang dari tim 19 VIDGRAF yang beranggotakan Dicho Dwi Putra Setiawan, Abyaz Wirzha Adisyahputra, Tenzhu Asay Purboyo, M. Reyhan Alfiansyah, M. Ariel Arkananta, RR. Danisha MF, dan Sahnaz Ali . Siswa-siswi SMPN 19 Surabaya ini, baru saja meraih Juara 1 Kompetisi Konten Kreatif Anak dalam kategori Videografi SMP. Lomba ini diselenggarakan di tengah masa pembelajaran sekolah dari rumah (daring) akibat pandemi virus Corona. So, lomba tersebut dilaksanakan secara online tanpa tatap muka apalagi harus berada di sebuah venue perlombaan. Meskipun begitu, tetap saja semangat mengikuti lomba dan berkarya ada di dada Dicho Dwi Putra beserta tim, dan alhamdulillah akhirnya menang. Wow!

Bukan tanpa sebab bila Dicho dan tim harus mengikuti lomba ini.  Pasalnya, ini lomba tentang video kreatif. Nah, karena ada hubungannya dengan design grafis, jadi mereka yang merupakan siswa-siswi peserta ekskul design grafis pun ditunjuk sang pelatih untuk mengikutinya. 

Meski tidak keberatan, namun Dicho mengaku sempat mengalami kendala berupa keterbatasan media yang dipakai untuk editing video, serta komunikasi antar tim yang hanya bisa dilakukan melalui chatting yang membuatnya terkadang sulit memahami informasi. 

Dicho dan tim tidak menduga akan meraih Juara 1 setelah melihat video-video dari peserta lain yang juga sangat bagusdan kreatif. “Waktu lihat-lihat videonya peserta lain itu bagus-bagus jadi ya nggak nyangka”, cerita Dicho kepada Tim Warta 19.

Yup, tim 19 Vidgraf adalah bukti bahwa pandemi corona yang mengharuskan siswa belajar dari rumah tidak menurunkan semangat untuk tetap produktif dan berkarya. Dengan mengangkat tema “Merdeka Belajar Di Masa New Normal Sebagai Pemenuhan Hak Pendidikan Anak”, video kreatif tim 19 Vidgraf yang bertemakan School From Home itupun berhasil mengantarkan mereka meraih Juara 1 Kompetisi Konten Kreatif Anak dalam kategori Videografi SMP.

Dicho dan tim berharap agar siswa-siswi pada masa sekarang juga bisa berkarya dengan hal yang mereka suka.“Meskipun tidak bisa sekolah tatap muka tapi via teams atau daring, setidaknya kita mencoba melakukan hal yang bermanfaat dan produktif, seperti berkarya dengan hal yang kita suka. Paling tidak memotivasi yang melihat kalau kita juga bisa berkarya walaupun di masa pandemi seperti ini”, ujarnya.

Salsa, Tim Warta 19

© 2020, SMPN 19 SURABAYA. All Rights Reserved.
Categories
Uncategorized

PARADISE OF NINETEEN

PARADISE OF NINETEEN

 

Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, pada tanggal 16-18 Agustus kemarin, pengurus OSIS SMPN 19 Surabaya menyelenggarakan “Paradise Of Nineteen”. Apa itu? Ternyata Paradise of Nineteen merupakan singkatan dari “Part of August Independence in Songolas with Electronic”.

Kenapa harus electronic? Sekarang ini kita masih berada di dalam masa pandemi covid-19.  Pembelajaran sekolah pun masih dari rumah alias Study From Home (SFH). Oleh karena itu segalanya jadi serba elektronik atau online. Begitupun dengan lomba-lomba 17 Agustus an tahun ini. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang selalu semarak dilaksanakan di lingkungan sekolah, lomba agustusan tahun ini harus diselenggarakan melalui media sosial.

“Karena keadaannya masih pandemi seperti ini, tidak memungkinkan bila pihak sekolah dalam hal ini OSIS untuk membuat event bertatap muka. Apalagi bila nanti ada yang tidak taat terhadap protokol kesehatan dan terkena virus yang tidak diinginkan dan akan menyebar”, ungkap Naufal Agastya, sang sekretaris kegiatan.

Proses persiapan pelaksanaan kegiatan yang diketuai oleh Noura Khadeeja ini sebenarnya tidak jauh beda dengan tahun sebelumnya, seperti mempersiapkan proposal, perencanaan lomba, penentuan pemenang dan hadiah, pemilihan tim inti serta pembagian sie. Bedanya adalah dari persiapan hingga pelaksanaan semua dilakukan secara berjauhan melalui chatting. Oleh karena itu tidak salah bila terdapat beberapa kesulitan dalam berkomunikasi.

Banyak alasan kenapa kegiatan ini harus terselenggara meski secara online. Yang paling utama, tentu saja agar warga Songolas tetap aktif dan produktif selama masa pandemi ini. Untuk itu, tetap dibuatkan suatu wadah yang bisa mengasah kreatifitas siswa-siswi.

Selama proses persiapan kegiatan, para pengurus OSIS yang menjadi panitia mengadakan rapat melalui online. Rapat tersebut membahas mengenai perencanaan jenis lomba, kriteria penenang dan hadiah yang diberikan.Dari hasil diskusi, akhirnya diputuskan untuk pemenang lomba, salah satu hadiahnya adalah mendapat pulsa.

“Cukup puas karena ternyata menghasilkan event meriah tidak hanya dengan offline, faktanya diselenggarakan online pun tetap meriah Meskipun ada beberapa kendala, Alhamdulillah semua dapat berjalan lancar,” ujar Ratu Syifa selaku ketua OSIS SMPN 19 Surabaya.

Untuk kedepannya,  pengurus OSIS SMPN 19 Surabaya masih akan mengadakan beberapa lomba secara online lagi sebab kegiatan-kegiatan seperti ini juga dapat menjadi sebuah pembelajaran bahwa selama kita mau berusaha pasti kita bisa.

“Tetap semangat dan produktif, jangan jadikan pandemi ini sebagai alasan untuk tidak produktif,” pesan Ratu Syifa.

Shabrina, Reporter Warta 19

© 2020, SMPN 19 SURABAYA. All Rights Reserved.
Categories
Uncategorized

BEST BAND BERHASIL MERAIH JUARA 3 KOMPETISI KONTEN KREATIF CIPTA LAGU SMP

Play Video

BEST BAND BERHASIL MERAIH JUARA 3 KOMPETISI KONTEN KREATIF CIPTA LAGU SMP

 

Cerita kemenangan band SMPN 19 pada Kompetisi Konten Kreatif Cipta Lagu SMP sepertinya tidak hanya berhenti pada Revolution Band yang menjadi juara 1 di lomba tersebut. Sebab, band SMPN 19 lainnya, yaitu Best Band juga meraih juara 3 atau The Best Three. Itu artinya, ada dua band SMPN 19 yang menang di kontes cipta lagu era new normal yang diselenggarakan oleh LPA Komnas Anak Kota Surabaya tahun 2020.

Ya, Best Band tak mau kalah dengan band-band dari SMPN 19 lainnya atau pendahulunya untuk ikut menyumbangkan prestasi bagi sekolah.

Meski hanya The Best Three, namun kemenangan yang di raih Best Band ini bukanlah pencapaian yang mudah.  Sebab, lomba ini diselenggarakan di masa pandemi yang mana siswa harus belajar dari rumah dan segalanya serba online. Oleh karena itu, sebenarnya para anggota Best Band ini sudah jarang lagi berkumpul apalagi latihan musik bersama. Meskipun begitu, hasilnya tetap saja maksimal karena berhasil meraih juara 3 di kompetesi band tersebut.

Selain membuat lagu untuk kepentingan kompetisi, melalui hasil karya mereka ini para pesonil Best Band juga ingin menularkan semangatnya agar bisa dirasakan juga oleh semua teman-teman khususnya warga Songolas. “Harapannya, semoga semangat berkarya kita bisa nyampe ke penonton,” ucap Lira, salah satu personil Best Band.

Kesuksesan Best Band dalam lomba ini juga tak lepas dari peran keluarga, guru dan pelatih ekskul band SMPN 19 Surabaya. Untuk aransemen lagu, mereka dibantu oleh Hendriawan yang tak lain adalah pelatih ekskul band mereka. Sedangkan untuk pengambilan video, mereka memilih studio salah satu alumni SMPN 19 Surabaya.

Meski begitu, bukan berarti semuanya berjalan lancar tanpa kendala. Bahkan untuk pengambilan gambar atau pembuatan video, para personil Best Band butuh waktu sekitar satu minggu. Ini semua juga karena situasi pandemi corona yang mengakibatkan mereka susah untuk bertemu secara langsung.

Oleh karena itu, dari kesuksesan yang diraihnya ini Best Band berharap agar mereka selalu bersama, bisa meraih prestasi lebih banyak, dan bisa memotivasi para khayalak yang menikmati hasil karya mereka.

Nisa & Salsa, Reorter Warta 19

© 2020, SMPN 19 SURABAYA. All Rights Reserved.
Categories
Uncategorized

“KITA BISA” BAWA REVOLUTION BAND JUARAI KOMPETISI KONTEN KREATIF CIPTA LAGU-SMP

smpn 19 surabaya

“Kita Bisa” Bawa Revolution Band Juarai Kompetisi Konten Kreatif Cipta Lagu-SMP

Nisa & Salsa, Reporter Warta 19

Revolution band, salah satu band kebanggaan SMPN 19 Surabaya, kembali menjadi juara. Kali ini band yang beranggotakan enam personil ini berhasil memenangkan Juara 1 pada Kontes Cipta Lagu Era New Normal sebagai Pemenuhan 10 Hak Anak yang diselenggarakan oleh LPA Komnas Anak Kota Surabaya tahun 2020.

Lomba band antar pelajar yang dimenangkan Revolution Band ini menjadi bukti bahwa di masa pandemi virus Covid-19 yang mengharuskan siswa belajar dari rumah ini nyatanya tidak membuat siswa SMPN 19 Surabaya untuk berhenti berkarya. Seperti halnya Revolution Band, mereka ini tidak hanya hanya pandai membawakan lagu musisi lain, namun juga lagu ciptaannya sendiri. Buktinya, lagu berjudul “Kita Bisa” yang mereka ciptakan mampu membawanya untuk menjadi Juara 1 pada Kompetisi Konten Kreatif kategori Membuat Lagu-SMP.

Karena lomba ini ada di masa pandemi corona, semuanya jadi serba online. Pengumuman akan diselenggarakannya lomba ini via online pada 5 Agustus 2020, sementara deadline pengumpulan materi lombanya pada 17 Agustus 2020 dan pengumuman pemenang yang menyebutkan Revolution Band sebagai Juara 1 pada Selasa, 25 Agustus lalu.

Kesuksesan Revolution Band ini tentunya tak lepas dari dukungan orang tua, keluarga, dan juga guru. Mulai dari pembuatan lirik hingga aransemen lagu tak lepas dari dukungan dan bimbingan mereka.

Ini seperti yang diungkapkan oleh Ilham. Menurut gitaris Revolution Band ini, untuk lirik lagu dibuat oleh Cipto Basuki yang merupakan Pamannya, sementara  aransemen dibuat oleh Hendriawan yang tak lain adalah pelatih ekskul band di SMPN 19 Surabaya. “Untuk lirik lagu turut dibuat oleh Pak Cipto Basuki yang merupakan om saya, dan untuk aransemen dibuat oleh Pak Hendri yang merupakan pelatih band, serta guru yang membimbing kami selama ekskul band di sekolah.” katanya.

Ya, selama hampir tiga tahun berkarya, band yang beranggotakan Ilham, Albir, Reno, Nayya, Puspa, dan Melinda ini telah berhasil menyabet banyak penghargaan. Meskipun begitu, ini tak membuat anggota band ini berhenti untuk terus meningkatkan kualitas mereka. Bahkan di masa pandemi yang mengharuskan siswa belajar dari rumah pun, mereka masih bisa berkarya dan menjuarai lomba.

© 2020, SMPN 19 SURABAYA. All Rights Reserved.
Categories
Uncategorized

JAGOAN ROBOTIKA BARU DI SMPN 19 SURABAYA

Robotika 3

SMPN 19 Surabaya

Jagoan Robotika Baru

Namanya Rapatih Nialfza. Dia adalah siswa baru SMPN 19 Surabaya. Meski baru 1-3 bulan menjadi warga Songolas, namun siswa kelas VII ini telah mampu meraih satu kejuaraan dan mengharumkan nama sekolah. Tak tanggung-tanggung kejuaraan yang diraihnya ialah Juara 2 Robotika dalam Lomba Kategori Rescue atau Robot Penyelamat. Lomba ini dilaksanakan melalui sistem daring atau online. Wow keren!

Penyelenggara lomba robotika ini adalah Rotary Club Surabaya berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Dispendik Jatim). Teknis pelaksanaan lomba ini adalah siswa harus memasang kamera yang disambungkan dengan zoom, sehingga hasil karyanya bisa dilihat oleh dewan juri dan peserta lain. Aspek yang dinilai pada lomba robot rescue ini adalah robot yang dapat mengambil bola terbanyak dan finish tercepat akan mendapat poin paling tinggi.

Prestasi yang diraih Rapatih ini sangatlah patut diacungi jempol. Sebagai siswa baru di SMPN 19 Surabaya Rapatih sudah berhasil menyabet juara dalam satu perlombaan dan membanggakan warga Songolas.

Rapatih  sendiri awalnya tidak mengira bahwa ia akan menang dalam lomba yang digelar Rotary Club Surabaya dan Dispendik Jatim itu. Ini dikarenakan ia sudah cukup lama tidak berlatih, ditambah juga dengan adanya persiapan UNAS di Sekolah Dasar, dan disusul dengan musim pandemi ini. Untungnya Rapatih masih sempat berlatih dua bulan sebelum lomba, dikarenakan pelaksanaan lomba tersebut sempat ditunda. Meski begitu tetap saja ada kendala yang dialami, seperti baterai robot yang menggelembung karena sudah lama tidak terpakai.

Ketika reporter Warta 19 mewawancarainya via chat, Rapatih mengatakan bahwa kemenangannya ini terinspirasi dari kakak-kakaknya yang lebih dulu masuk ke dunia robotik. Di situ, Rapatih melihat indahnya medali dan serunya berkecimpung di dunia robotika. Untuk itulah Rapatih yang kala itu masih duduk di kelas 4 SD langsung tertarik dan mulai menekuni robotika. 

Ketika masuk SMPN 19 Surabaya dan mengetahui bahwa salah satu ekskulnya adalah robotika, ia jadi lebih bersemangat. Selain mengikuti ekskul, untuk meningkatkan kemampuannya Rapatih juga mendapat les privat robotika di rumahnya. Alhasil siswa yang baru duduk di bangku kelas VII SMPN 19 Surabaya  ini bisa memenangkan lomba robotika. Hebat sekali.

Pesan moral yang bisa diperoleh dari keberhasilan Rapatih ini adalah kita dapat belajar bahwa kemampuan dan keterampilan sesorang tidak dilihat berdasarkan usianya melainkan tekad dan kesungguhannya.

Nisa, Reporter Warta 19

© 2020, SMPN 19 SURABAYA. All Rights Reserved.
Categories
Uncategorized

LOMBA OSIS

LOMBA OSIS

HUT ri 75

OSIS SMPN 19 SURABAYA MENGADAKAN LOMBA

JENIS LOMBA

CAMERA

LOMBA FOTOGRAFI

Info Contact

TIKTOK

LOMBA
TIK TOK

Info Contact

MIC2

LOMBA
MENYANYI

Info Contact

STORY

Story Telling

Info Contact

QUOTE

Membuat Quotes

Info Contact

HADIAH

JUARA I
Alat Tulis
Sertifikat
Pulsa 100 ribu
JUARA II
Alat Tulis
Sertifikat
Pulsa 75 ribu
JUARA III
Alat Tulis
Sertifikat
Pulsa 50 ribu
Previous
Next

Semua kegiatan ini dilakukan berbasis daring (online) melalui Instagram.
Silakan dibaca poster yang terlampir mengenai detail masing-masing lomba

POSTER LOMBA

© 2020, SMPN 19 SURABAYA. All Rights Reserved.